Laman

Selasa, 24 April 2012

modifikasi


BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang Masalah
Dalam proses belajar mengajar sehari-hari di sekolah, siswa SD masih banyak menghadapi kendala. Kendala tersebut antara lain adalah ketersediaan lapangan olahraga yang cukup, alat-alat yang tidak lengkap, bahkan banyak sekolah yang tidak memiliki lahan yang dapat digunakan untuk pembelajaran pendidikan jasmani. Kurang lengkapnya perlengkapan dan peralatan yang dimiliki oleh sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani kurang dapat berjalan dengan optimal dan siswa kurang aktif dalam melakukan permainan yang diajarkan karena banyaknya peraturan yang harus dikuasai oleh siswa, sehingga hanya beberapa siswa saja yang dapat mengikuti olahraga. Sedangkan anak-anak lain hanya sebagai penggembira saja, atau malah mengacaukan olahraga yang telah berlangsung. Salah satu Aternatif yang dapat dilakukan untuk menghadapi kendala tersebut adalah dengan melakukan penyesuaian sehingga cabang olahraga lompat jauh, lompat tinggi, dan lompat jangkit dapat dilaksanakan di sekolah.
Adapun penyesuaian tersebut adalah dengan melalui modifikasi. Modifikasi ini dipandang mampu untuk mengatasi permasalahan mengenai ketersediaan arena bermain, peralatan dan kesesuaian antara arena dengan usia dan keadaan fisik siswa, perlengkapan yang dibutuhkan dan penyederhanaan aturan olahraga. Modifiasi ini bertujuan untuk mengetahui bentuk model pembelajaran yang dapat dilakukan pada olahraga lompat jauh, lompat tinggi, dan lompat jangkit di sekolah dasar dan untuk mengetahui proses pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan dengan bentuk modifikasi.

B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka pertanyaan yang menjadi batasan masalah dalam makalah ini untuk pembahasan selanjutnya adalah sebagai berikut :
1.      Modifikasi Olahraga Lompat Jauh ?
2.      Modifikasi Olahraga Lompat Tinggi ?
3.      Modifikasi Olahraga Lompat Jangkit ?










BAB II
PEMBAHASAN
1.      Modifikasi Olahraga Lompat Jauh
A.     Tehnik  Dasar lompat Jauh
Lompat jauh adalah salah satu olahraga yang diajarkan oleh guru Pendidikan Jasmani di sekolah baik dari tingkat sekolah dasar maupun dari tingkat sekolah menengah. Tentunya seorang guru mampu mengetahui tehnik lompat jauh sehingga guru mampu mengajarkan secara baik pula. Dan di dalam lompat jauh terdapat tiga macam yaitu : 1. Gaya jongkok ( tuck ) 2. Gaya mengatung ( hung style ) 3. Gaya berjalan di udara ( walking in the air ). Yang membedakan dari gaya-gaya tersebut adalah gerakan waktu melayang di udara. Dan tehnik dasar lompat jauh adalah:
a.       Awalan atau ancang-ancang
Tujuan ancang-ancang adalah untuk mendapatkan kecepatan yang setinggi-tingginya agar dorongan massa ke depan lebih besar. Jarak ancang-ancang tergantung kematangan dan kemampuan berekselerasi atas kecepatanya, dan untuk meningkatkan kemampuan kecepatan ancang-ancang diperlukan program latihan yang baik, dan juga ketepatan menumpu.
b.         Tumpuan atau tolakan
Merupakan suatu gerakan yang penting untuk menentukan hasil lompatan yang sempurrna. Badan sewaktu menumpu jangan terlalu condong seperti halnya melakukan lari/ ancang-ancang. Tumpuan harus kuat, cepat dan aktif keseimbangan badan dijaga agar tidak oleng/ goyang.

c.          Melayang  di udara
Gerakan melayang pada saat setelah meninggalkan balok tumpuan dan diupayakan keseimbangan tetap terjaga dengan bantuan ayunan kedua tangan sehingga bergerak di udara.
d.         Mendarat
Gerakan-gerakan waktu pendaratan harus dua kaki. Yang perlu diperhatikan saat mendarat adalah kedua kaki mendarat secara bersamaan diikuti dengan dorongan pinggul ke depan sehingga badan tidak cenderung jatuh ke belakang yang berakibat merugikan si pelompat itu sendiri.
B.     Modifikasi Olahraga Lompat Jauh
Seorang guru tidak hanya mengetahui tehnik atau materi dasar tentang lompat jauh tapi seorang guru juga harus mengetahui tentang modifikasi-modifikasi olaharga. Karna tidak menutup kemungkinan seorang guru mengajar di suatu sekolah yang tidak mempunyai fasilitas-fasilitas olahraga yang dibutuhkan siswa. Sehingga proses belajar mengajar kurang efektif di bidang olahara.
Maka itu seorang guru mampu memodifikasi cabang olahraga yang diajarkannya. Sehingga siswa yang diajar itu tidak bosan atau jenuh apalagi siswa yang diajar itu adalah siswa SEKOLAH DASAR yang notabenenya kebanyakan butuh bermain. Maka dari itu kami akan memodifikasi salah satu cabang olahraga. Sehingga guru mendapatkan bahan untuk diajarkan di sekolah terkhusus di sekolah tingkat dasar yaitu olahraga lompat jauh.


MODIFIKASI OLAHRAGA LOMPAT JAUH
Apabila lapangan lompat jauh tidak ada pada suatau sekolah, maka seorang guru itu membuat garis dengan menulis di tanah sesuai dengan bentuk lapang lompat jauh dan ukurannya itu bisa kurang dari ukuran yang sebenarnya. Seorang guru membuat garis dengan bentuk lapang lompat jauh lebih dari tiga sehingga guru bisa membuat kompotisi atau perlombaan kepada siswanya. Siswa yang paling jauh lompatannya maka itulah pemenangnya.
Seorang guru juga bisa mengambil kardus-kardus bekas yang tidak dipakai. Kemudian kardus itu bisa menjadi alat pengganti dari lapangan lompat jauh yang tidak ada di sekolah yang kita ajar. Pertama-petama kardus itu di simpan kemudian siswa melompati kardus itu secara bergantian. Sehingga siswa mampu melakukan gerak dasar dari lompat jauh itu sendiri. Seorang guru juga bisa membuat kompotisi atau perlombaan dari modifikasi kardus bekas ini. Dengan cara membuat lima baris kardus, dan setiap baris kardus itu sebanyak lima sampai enam kardus kemudian siswa melompati satu persatu gardus itu. Dan pemenangnya adalah siswa yang pertama melompati semua kardus yang telah disiapkan. Dengan ini siswa tidak sadar telah melaksanakan gerakan lompat jauh.
Dan salah satu modifikasi olaharaga lompat jauh adalah dengan cara mengikat suatu benda di ranting pohon. Kemudian setiap siswa berlari melompati benda yang telah digantung di atas tanting pohon. Dan ukuran tinggi benda itu sesuai dari siswa yang kita ajar. Dan dengan ini siswa mampu melaksanakan gerak dasar dari lompat jauh iti sendiri
Sebelum guru memberikan modifikasi ini kepada siswanya. Sebaiknya guru memberitahukan terlebih dahulu bahwa tehnik dasar yang sebenarnya itu begini. Sehingga siswa mengetahui materi dari lompat jauh itu sendiri.

2.      Modifikasi Olahraga Lompat Tinggi
A.     Tehnik Dasar Lompat Tinggi
Semua gaya lompatan dapat dibedakan menjadi 4 tahap, yaitu :
a) Awalan, gerakan berlari menuju mistar
b) Tolakan, gerakan kaki menumpu pada lantai untuk menaikkan badan
c) Melayang, gaya dan kedudukan badan ketika berada di udara dan di atas mistar.
d) Mendarat, jatuhnya badan diatas matras.
B.     Modifikasi Olahraga Lompat tinggi
Seorang guru tidak hanya mengetahui tehnik atau materi dasar tentang lompat tinggi  tapi seorang guru juga harus mengetahui tentang modifikasi-modifikasi olaharga. Karna tidak menutup kemungkinan seorang guru mengajar di suatu sekolah yang tidak mempunyai fasilitas-fasilitas olahraga yang dibutuhkan siswa. Sehingga proses belajar mengajar kurang efektif di bidang olahara.
Maka itu seorang guru mampu memodifikasi cabang olahraga yang diajarkannya. Sehingga siswa yang diajar itu tidak bosan atau jenuh. Apalagi siswa yang diajar itu adalah siswa SEKOLAH DASAR yang notabenenya kebanyakan butuh bermain. Maka dari itu kami akan memodifikasi salah satu cabang olahraga. Sehingga guru mendapatkan bahan untuk diajarkan di sekolah terkhusus di sekolah tingkat dasar yaitu olahraga lompat tinggi.
MODIFIKASI OLAHRAGA LOMPAT TINGGI
Mengambil kardus bekas lima sampai tujuh kardus bekas. Kemudian mengambil sebilah bambu dan jeramih sebanyak yang kita butuhkan. Kemudian kardus bekas itu disusun sesuai tinggi yang kita inginkan. Dan bilah bambu disimpan di atas kardus yang telah disusun sedemikian rupa sehingga mempu menyerupai peralatan lompat tinggi. Kemudian jeramih-jeramih di simpan di depan kardus yang telah disusun sebagai pengganti dari matras. Kemudian gaya dari lompat tinggi itu sendiri tidak ditentukan yang penting siswa mampu melompati sebilah bambu yang telah dipasang diatas kardus bekas.
Dan mendarat baik di atas jeramih-jeramih yang telah disiapkan di depan kardus yang telah disusun sedemikian rupa sehingga mempu menyerupai peralatan lompat tinggi. Sebelum guru memberikan modifikasi ini kepada siswanya. Sebaiknya guru memberitahukan terlebih dahulu bahwa tehnik dasar yang sebenarnya itu begini. Sehingga siswa mengetahui materi dari lompat jauh itu sendiri.





Gambar : modifikasi lompat tinggi menggunakan kardus dan bila bambu




3.      Modifikasi Olahraga Lompat Jangkit
A.     Tehnik Dasar Lompat Jangkit
Lompat jangkit dibagi dalam beberapa tahap gerakan:ancan-ancang, ”jingkat”, ”langkah”, ”lompat’ dan mendarat.
1.      Ancang-ancang
Tergantung dari tingkat prestasi, lari ancang-ancang bervariasi antara 10 langkah(untuk atlet pemula) dan 20 langkah(untuk atlet prifesional) Kecepatan lari ancang-ancang semakin dipercepat sampai saat bertolak.
2.       Jingkat
Kaki penolak harus mendarat dengan aktif dan siap menyerang;ayunkan paha kaki bebas keposisi horizontal.Bertolak ke depan dan ke atas. Untuk ’JINGKAT” yang panjang & datar, tariklah kaki penolak ke depan-atas dan tarik kaki-bebas ke bawah dan ke belakang. Pertahankan tubuh tetep gerak.
3.      Langkah
Bertolak dangan cepat; luruskan mata kaki, sendi dan lutut dan pinggang, ayunkan paha kaki-bebas ke posisi horizontal. Pada waktu gerak ”LANGKAH”, posisi bertolak dipertahankan; untuk mempersiapkan gerak ”LOMPAT”, luruskan kaki-bebas ke depan dan ke bawah.



4.       Lompat
Bertolaklah dengan cepat; ayunkan paha kaki-bebas ke posisi horizontal. Untuk lompat jauh, tahap melayang melibatkan teknik menggantung atau teknik melangkah. Tarik tubuh ke depan-bawah untuk mendarat;bawa lengan ke depan.
5.       Mendarat
Mendaratlah dengan kedua kaki sejajar di pasir, Biarkan tubuh mendarat di pasir di sampng kaki.

B.     Modifikasi Olahraga Lompat Jangkit
Dalam proses belajar mengajar sehari-hari di sekolah, siswa SD masih banyak menghadapi kendala. Kendala tersebut antara lain adalah ketersediaan lapangan olahraga yang cukup, alat-alat yang tidak lengkap, bahkan banyak sekolah yang tidak memiliki lahan yang dapat digunakan untuk pembelajaran pendidikan jasmani. Kurang lengkapnya perlengkapan dan peralatan yang dimiliki oleh sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani kurang dapat berjalan dengan optimal dan siswa kurang aktif dalam melakukan permainan yang diajarkan karena banyaknya peraturan yang harus dikuasai oleh siswa, sehingga hanya beberapa siswa saja yang dapat mengikuti olahraga.
Sedangkan anak-anak lain hanya sebagai penggembira saja, atau malah mengacaukan olahraga yang telah berlangsung. Salah satu Aternatif yang dapat dilakukan untuk menghadapi kendala tersebut adalah dengan melakukan modifikasi.


MODIFIKASI OLAHRAGA LOMPAT JANGKIT
Modifikasi lompat jangkit ini hampir sama dengan modifikasi lompat jauh. Alat yang disiapkan di olahraga lompat jangkit itu sama dengan alat yang disiapkan di modifikasi olahraga lompat jauh. Seperti kardus bekas yang berfungsi untuk alat yang akan dilompati siswa itu sendiri. Yang membedakan antara modifikasi lompat jauh dan lompaat jangkt adalah dari gerakan kan yang kita lakukan. Setelah kardus dipasang maka setiap siswa melompati kardus itu dengan cara jangkit kemudian lompat.
Ada juga modofikasi dengan menggunakan ban motor. Cara pelaksanaannya yaitu dengan menyusun ban motor dengan jarak kurang lebih sekitar 50 cm dari ban satu ke ban yang lainnya. Dan banyak ban yang disusun adalah empat sampai enam. Kemudian gerakan dari lompat jangkit itu sendiri bisa dilakukan dari ban 1 dsn 2 menggunakan kaki kiri kemudian ban 3 dan 4 menggunakan kaki kanan kemudian melompat. Begitu seterusnya.


 






Gambar : modifikasi lompat jangkit menggunakan ban motor



Ada juga modifikasi menggunakan kardus dan ban motor. Cara pelaksanaannya adalah menysun ban motor dengan jarak kurang lebih sekitar 50 cm kemudian kardus dipasang di depan ban motor itu sendiri. Dan cara pelaksanaannya adalah ban 1 dsn 2 menggunakan kaki kiri kemudian ban 3 dan 4 menggunakan kaki kanan kemudian melompati kardus itu sendiri. Dan begitu seterusnya.

 






Gambar : modifikasi lompta jauh dengan menggunakan ban motor dan kardus








BAB III
PENUTUPAN
A.     Kesimpulan
Anak-anak belum memiliki kematangan fisik dan emosional seperti orang dewasa. Berolahraga dengan peralatan dan peraturan yang dimodifikasi akan mengurangi cedera pada anak. Olahraga yang dimodifikasi akan mampu mengembangkan keterampilan anak lebih cepat dibanding dengan peralatan standard untuk orang dewasa, dan . Olahraga yang dimodifikasi menumbuhkan kegembiraan dan kesenangan pada anak-anak dalam situasi kompetitif.
B.     Saran
Semoga makalah ini menjadi bahan pembelajaran kepada pembaca sehingga dapat dipraktekkan di lapangan nanti pada saat mengajar.

1 komentar:

Suardi Umar mengatakan...

blog baru nie..???